Football Indonesia @Footballnesia 
Bahas yang lagi hangat aja ya, sepakbola gajah.
Di sini kami akan lihat dari sudut pandang yang
lain: jangan salahkan pemain !
Football Indonesia @Footballnesia 
Yuk kita mulai ... :))
1. Jika berbicara tentang sepakbola gajah,
sebenarnya bukan hanya sekali ini saja. Awalnya
memang 'dipopulerkan' di decade 80-an
2. Ketika itu masa-masa muda saya, dulu jaman
rivalitas PSIS Semarang dengan Persebaya.
Kondisinya Persebaya ada di atas angin
3. Sedangkan PSIS Semarang di posisi yang tidak
menguntungkan. Jika Persebaya kalah dg
Persipura, maka PSIS waktu itu tdk lolos ke 6
besar
4. Ketika itu, Persebaya justru malah mengalah
0-12 pd Persipura. Harapan PSIS utk ke 6 besar
tamat. Publik mencaci maki
5. Ketua PSSI waktu itu, Kardono marah besar.
Walaupun akhirnya gagal juara Perserikatan 1986,
Persebaya dicaci seluruh Indonesia
6. Kemudian insiden Piala tiger 1998. Indonesia
dan Thailand sama-sama tak mau menang utk
menghindari Singapura di semifinal
7. Adalah Mursyid Effendi, pemain asal Persebaya
yang tending bola ke gawang sendiri, dan itu
disoraki rekan-rekannya di timnas
8. Indonesia memang tak bertemu Singapura di
babak semifinal, tapi malah kalah setelah
dihancurkan Vietnam kala itu
9. Mursyid dihukum FIFA tak boleh main
internasional seumur hidup. Tapi, dalang
utamanya masih bebas sampai sekarang ...
*maaf terbalik, maksud kami menghindari
Vietnam dan memilih jadi runner-up karena akan
hanya bertemu Singapura*
10. Nah, siapa dalangnya? Manajer timnas tahun
1998 silam adalah Nurdin halid, dimana Azwar
Anas ketua PSSI dan ADT sbg pengelola timnas
11. Waktu itu saya sdh berkarir di sepakbola
nasional. Kabar yg beredar adalah PSSI yang
menyuruh pemain agar 'jangan menang' di ptd
tsb
12. Siapa-siapa orangnya, hanya Mursyid yang
tahu dan sampai skrg masih bungkam.
Selentingan yg ada yaitu ADT dan Nirwan Bakrie
13. Sekarang kembali terjadi hal yang konyol. PSS
lawan PSIS, 5 gol bunuh diri dalam 8 menit. Mari
kita berpikiran terbuka ...
14. PSS adalah klub yang lekat dengan sosok
Mbah Bardi. Mbah Bardi ini cukup sakti di
sepakbola nasional, factor nonteknis tentunya ...
15. Sedangkan PSIS Semarang lekat dgn sosok
Johar Lin Eng & Yoyok Sukawi. JLE ini bukan sosok
sembarangan ...
16. Johar Lin Eng lah yg selama ini jadi otak atur
skor hampir seluruh pertandingan di Jateng-
Yogya. Terutama PSIR, Persijap, Persiba, PSIS
17. Sementara Yoyok Sukawi adalah anak eks
Walikota Semarang. Saya pernah twit ttg Yoyok yg
kalah duit shg PSIS tdk jadi juara tahun 2006
18. Dua tim ini scr langsung identic dgn sosok2
tersebut. Namun yg jadi pertanyaan adalah
mengapa menghindari Borneo FC?
19. Ada apa dengan borneo FC sampai ditakuti?
Padahal klub ini baru lahir di tahun 2013/2014
dan berawal dari klub PERSEBA SUPER
BANGKALAN"
20. Perseba Super adalah klub milik Vigit Waluyo,
saya pernah twit, cek favorit. Seorang mafia &
Bandar besar"
21. Beberapa klub yang berbau Vigit adalah PSIR,
'Persebaya' ISL, Persela, Deltras, dan Borneo FC
alias Perseba Super"
22. Tak sampai disitu, Borneo FC anggarkan
bahkan 9 miliar utk wasit & pemain yg mau dibeli
selain harus 'setor' ke PSSI"
23. Setor ke PSSI diatur oleh Vigit dan sahabatnya
bernama Mafriron. Kedua orang ini jugalah yang
menghancurkan Deltras Sidoarjo!"
24. Karena sudah mengkondisikan wasit & setor
ke PSSI itulah yang menjamin Borneo FC pasti ke
ISL. Pasti!"
25. Selain itu, Borneo FC juga dapat sponsor
special berupa ormas yang bernama Pemuda
pancasila yg slh satu pentolannya adalah LNM"
26. Maka jangan heran tim yg tanding ke
Samarinda pasti 'diteror' Pemuda Pancasila. Agar
kalah dgn skor tertentu tentunya ..."
27. Bahkan tim Persis Solo pun diteror sebelum
masuk kota Samarinda. Tim yg lain bench
pemainnya dikelilingi Pemuda Pancasila.
ngeriiii .. !"
28. Jika tidak bisa menang dgn skor tertentu,
pasti Borneo FC akan dapat penalti di menit 45
atau 90 (injury time)"
29. Itulah sebabnya sekelas Yoyok Sukawi, Johar
Lin Eng, dan Mbah Bardi keder lawan Borneo.
Mengapa? Karena sudah pasti kalah!"
30. Vigit Waluyo walaupun skrg sudah di belakang
layar, tapi masih punya peranan penting di
Borneo FC, sbg penghubung dgn PSSI"
31. Vigit padahal sempat hilang namanya di
2011-2013 krn dipenjara akibat korupsi PDAM
Sidoarjo. Tapi bias muncul lagi hehe"
32. Silakan ditanyakan ke pngurus klub-klub DU
yang bertemu Borneo di Samarinda jika tak
percaya. Apakah bench mrk dikelilingi ormas PP
hehe"
33. hari ini, semua media nasional dan
internasional telah mengangkat sepakbola
dagelan ala PSS dan PSIS ..."
34 ... pesan saya, JANGAN salahkan pemain. Pasti
ada orang yg akibatkan peristiwa terjadi. Dan yg
bertanggungjawab harusnya PSSI"
45. Hukuman komdis juga basa-basi dan sok
tegas. Borneo tanding ulang hanya untuk
mengalihkan opini public bhw Borneo main
bersih"
36. Padahal sebenarnya tidak! Komdis hanya
membuat seolah-olah kita harus salahkan
pemain. Mafia yg sesungguhnya tetap bebas"
37. Semoga twit yang singkat ini dapat mengubah
pandangan kita tentang kejadian yang terjadi di
sepakbola kita, LAWAN !!!"
Rabu, 29 Oktober 2014
SEPAK BOLA GAJAH
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar